Belajar Menjadi Backpacker -Day 4

By: journeyandwords

Mar 01 2012

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Category: vacation

2 Comments

Aperture:f/2.8
Focal Length:6.3mm
ISO:92
Shutter:1/2 sec
Camera:COOLPIX L4

Hari Minggu pagi pukul 6 sudah check-out from hostel jalan kaki menuju Golden mile complex tempat banyak bus-bus ke Malaysia parkir. sampai disana jam 6.45 masih ada waktu untuk sarapan beli nasi di sevel seharga 6 SGD untuk berdua. i’m officially anak gaul sevel on this trip. itu adalah terakhir kalinya kami menggunakan dollar singapura karena di Malaka menggunakan Ringgit. Jadi total pengeluaran dalam dollar singapura day1 +day2 + day3 +sarapan day4 adalah 346,21 SGD yah mudah2an saya ga salah hitung ya.

Kenapa saya pilih Malaka, instead of Kuala Lumpur as our destination, membaca banyak blog orang tentang perjalanan ke ibukota Malaysia itu kok kurang asyik ya, yang seru cuma Genting itupun tak perlu nginap. Selalu Penang & Malaka yang recommended untuk dikunjungi. Mungkin karena dua kota tersebut terpilih menjadi Unesco Heritage City, banyak bangunan bersejarah, dengan penduduknya yang ramah-ramah.

Bus ke malaka nyaman sekali, kami menggunakan bus dengan seat 2 1, namun supirnya terlalu pelan nyetirnya menurutku, apa karena saya terbiasa naik Sumatera Transport ya?🙂 perjalanan ke kota malaka ditempuh dengan waktu 3,5 jam, berangkat pukul 7.30 am sampai malaka sentral (terminal bus) itu pukul 11.00

Nah disini saya jumpa dengan ibu-ibu yang satu philipines, yang satu bos nya orang korea, they work together in pampanga filipina. kami sama-sama mencari bus no.17 yaitu bus menuju ke alun-alun kota malaka the red dutch square, ketika saya mau menaiki bus itu, the korean Kim Chan mengingatkan saya untuk sebaiknya pesan tiket bus ke airport, ya betul juga, akhirnya kami beli tiket bus bersama-sama, saya beli tiket ke LCCT, mereka beli tiket ke KL sentral karena mereka akan tinggal 2hari di KL lalu penang lalu ke thailand. karena saya lebih dulu selesai mengantri tiket, akhirnya saya menunggu mereka selesai juga dan naik bus no.17 bersama-sama. ya habisnya masa sudah diingatkan pesan tiket bus, gue pergi duluan sih ya ga sopaan donk. Eventually we shared a lot of things, they gave me their home address and promote phillipines is a great country to visit. Insya Allah mudah2an punya rejeki ya pergi kesana.

Tiba di Red Dutch Square itu sekitar pukul 12.30 saat itu rame banget orang disana atau mungkin karena hari minggu, entahlah. mau foto juga gak bagus klo kebanyakan orang gitu. langsung aja deh cari guesthouse yang saya telah booking melalui hostelworld.com  saya pilih Riverview Guesthouse di jl.kampung pantai. Guesthousenya nyaman banget deh, enak. 

Karena check-in time jam 2.00pm & saat itu belum jam 2siang, jadi kami menitipkan tas aja di guesthouse,numpang mandi bentar trus jalan-jalan aja dulu dengan bermodalkan peta yang diberikan Raymond pemilik GH. Terletak di kawasan chinatown, buat saya yang suka dengan chinatown di Singapur, tentu saja saya sangat suka dengan Jonker Street, dari ujung ke ujung banyak kedai makanan, antique shop, souvenir, clothes. karena siang itu panas cocoknya makan es, Cendol Durian menjadi pilihan pertama kuliner kami di Lao Qian Ice Cafe yah rasanya mirip Kolak Durian di Medan :-) 

Makan siang kami makan Baba & Nyonya Laksa, aku pesan Nyonya Laksa yang asam kuahnya, suamiku pesan Baba Laksa yang kuahnya santan. Tapi ternyata aku lebih suka Baba dan suamiku lebih suka Nyonya, jadilah kami tukeran laksa🙂

Baba & Nyonya Laksa

we asked this chinese lady to write our name in chinese.

Balik ke guesthouse sekitar jam 4 sore pas banget hujan turun. sayangnya hujan turun hingga malam hari, jadi sepanjang sore menghabiskan waktu santai di teras belakang guesthouse saja. Jalan-jalan di kota Malaka pada malam hari itu romantis banget! entah karena hujan turun atau perasaanku saja, secara 3malam di singapur nginapnya di dormitory room trus di malaka dapat private room berdua saja itu rasanyaaaa sejutaa bahagia🙂🙂🙂

the view from our guest house terrace

That is Ria a dutch lady, she's travelling around the world for 6months, she will be in Medan at the end of March, so i'm giving her information about Lake Toba

Had a romantic walk along Malacca River

Naik River Cruise menyusuri sungai Malaka sekitar jam9 malam ketika hujan reda,namun masih rintik-rintik kecil. Ikut River Cruise ini memang asyik nya malam sih, karena rumah2 di sepanjang sungai Malaka itu diperintahkan Negeri diraja Malaysia untuk menyalakan lampu dan memperindah bangunan tentu saja biaya ditanggung Negeri. that’s what radio tape said on boat river cruise that night.

Becak Unyu, udah kaya mau arak penganten deh, penuh hiasan bunga, lampu2 dan full music

This small town has Hard Rock Cafe donk!

Kembali ke guest house sekitar jam10.30 malam, Malaka kota kecil yang dimana toko-toko mulai tutup di jam 10 malam. tapi saya sempatkan beli souvenir buat teman-teman, karena toko mau tutup saya bisa menawar harga dapat bonus pula.

Pengeluaran day4 229,1o RM sudah termasuk tiket bus ke LCCT sekitar 44 RM, beli souvenir 50RM, tulisan chinese writing +frame =25RM juga bayar guesthouse 49,50 RM, jajan, makan untuk 2orang.

2 comments on “Belajar Menjadi Backpacker -Day 4”

  1. aku gak sempet ikutan River Cruise, keburu capek. trus itu para pemilik guesthouse emang baik-baik banget sih ngasi peta gratis berikut petunjuk. Aku pun begitu kemarin di River One Guesthouse.

    trus sekarang udah bisa kan pesen lewat Hostelworld? gak takut-takut lg😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: